BANGLI, Bali , 24 September 2026 – Dalam upaya meningkatkan literasi digital dan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi di bidang pendidikan, Mafindo Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bangli—khususnya Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga (Disdikpora) serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) jenjang SMP Kabupaten Bangli—menyelenggarakan kegiatan Kelas Kecerdasan Artifisial (AI) bagi guru-guru jenjang SMP se-Kabupaten Bangli.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari berturut-turut pada 22 dan 23 September 2026 ini bertempat di Aula SMP Negeri 5 Bangli. Program ini disambut dengan antusiasme tinggi, menghadirkan masing-masing 60 orang peserta guru pada setiap harinya.
Pelatihan ini merupakan bagian dari program "AI Goes to School Mafindo" yang didukung penuh oleh Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) dan Google.org. Program ini bertujuan mengedukasi para guru tentang pentingnya literasi AI di era digital.
Materi yang dibahas dalam kelas ini dirancang secara komprehensif dan disampaikan oleh kedua trainer AI Mafindo Bali yaitu I Made Indra Wijaya dan Lidwina Hana. Fokus utama pembahasan mencakup bagaimana AI berdampak dalam dunia pendidikan, etika penggunaan AI, hingga manajemen prompt agar output yang dihasilkan AI bisa lebih optimal. Selain itu, guru-guru juga diberikan wawasan praktis mengenai pemanfaatan AI untuk membantu kreativitas dalam mengajar, mempermudah pengelolaan kelas, hingga meringankan beban tugas administrasi dan kinerja harian guru. Hal-hal tersebut menjadi fundamental agar pendidik mampu memanfaatkan AI secara cerdas, bijak, dan berdampak.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan di Kabupaten Bangli, di antaranya Wakil Bupati Bangli, Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahraga Kabupaten Bangli, Ketua MKKS jenjang SMP Kabupaten Bangli, serta Kepala Sekolah SMP Negeri 5 Bangli.
Ketua Mafindo Bali, Dimas Fadhilah Aprilian Santosa dalam sambutannya, memaparkan bagaimana proses kegiatan ini dapat terlaksana hingga sukses digelar. "Kolaborasi bersama Pemkab Bangli ini merupakan wujud nyata komitmen kami dalam membekali para pendidik dengan literasi AI yang fundamental. Kami berharap guru-guru di Bangli dapat memanfaatkan teknologi ini secara cerdas, bijak, dan berdampak untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih adaptif." ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar merasa sangat bahagia dan berterima kasih atas terselenggaranya program AI Goes to School karena menilai program tersebut sangat bermanfaat dalam membantu guru mendampingi siswa memahami serta mengaplikasikan teknologi Kecerdasan Artifisial (AI) di sekolah. Beliau juga menekankan bahwa AI bukanlah pengganti peran guru, melainkan sebuah teknologi yang perlu dipahami, dimanfaatkan, dan dikembangkan oleh para pendidik untuk memperkuat serta mendukung proses pembelajaran di sekolah masing-masing.
Melalui sinergi bersama antara Mafindo Bali, Pemerintah Kabupaten Bangli, dan pihak sekolah, kegiatan ini diharapkan menjadi batu loncatan yang signifikan bagi kemajuan pendidikan yang adaptif dan inovatif di Provinsi Bali.
Kontak Media:
Mafindo Bali
Media Sosial Instagram : @mafindobali
